Catatan Gemilang SAPX Express Ditengah Ketidakpastian Ekonomi Global Puncak HUT 44 Tahun Perpusnas Wapres Canangkan Gerakan Literasi Desa Rakornas Perpustakaan 2024 Resmi Dibuka Perpusnas Gelar Rakornas Sekaligus Peringatan HUT 44 Tahun
Ekonomi & Bisnis

Sri Mulyani Masuk Dalam Forbes 50 Over 50 Asia 2023

Sri Mulyani Masuk Dalam Forbes 50 Over 50 Asia 2023

Foto ; istimewa

Zonaekbis.com | Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati masuk menjadi salah satu dari 50 wanita terpilih Forbes 50 Over 50: Asia 2023, yang dirilis pada website Forbes (11/1).  Forbes 50 Over 50: Asia 2023 adalah penghargaan yang diberikan Forbes untuk 50 wanita berusia di atas 50 tahun dari kawasan Asia Pasifik yang mencapai kesuksesan di industrinya dan menginspirasi generasi selanjutnya di negara mereka.

Ajang ini merupakan hasil kerja sama dengan Mika Brzezinski dan Know Your Value. Forbes 50 Over 50: Asia 2023 memberikan penghargaan kepada para wanita yang bekerja di lintas bidang mulai dari teknologi, farmasi, seni, politik dan sebagainya, yang membuktikan bahwa kesuksesan datang dari segala usia.

Dalam websitenya, Forbes menjelaskan bahwa sejak ditunjuk kembali jadi Menkeu tahun 2016, secara internasional Sri Mulyani Indrawati dikenal mempromosikan kesetaraan gender dan anti korupsi.

Selama masa bakti pertamanya (2005-2010), ia telah membantu menurunkan public debt ke 30% dari GDP dan mengawal reformasi yang mampu memposisikan Indonesia sebagai satu dari tiga emerging economies (negara berkembang) yang tumbuh lebih dari 4% di tahun 2009, setahun setelah krisis finansial.

Lebih lanjut, Forbes mengatakan bahwa dari tahun 2010 hingga 2016, Sri Mulyani Indrawati juga pernah menjabat sebagai managing director dan COO di Bank Dunia. Selanjutnya, pada tahun 2018, Sri Mulyani Indrawati dianugerahi Best Minister in the World pada World Government Summit di Dubai.

Lalu, pada tahun 2020 Sri Mulyani juga dianugerahi sebagai Finance Minister of The Year kawasan East Asia Pacific dari majalah GlobalMarkets, karena perannya dalam memunculkan kebijakan sehingga ndonesia bisa melalui pandemi global dengan baik dan resilien.